jump to navigation

Ikutan upacara Juli 20, 2010

Posted by joesti in Uncategorized.
trackback

PIC_0336Penugasan di sekolah lain memberi kesempatan bagiku untuk ikut dalam kegiatan-kegiatan sekolah. Aku sempat mengikuti rapat antar kepala sekolah, kalau di negara kita mungkin rapat MKKS, juga audit eksternal yang mirip audit ISO. Tak ketinggalan pula mengikuti upacara bendera. Upacara bendera di sekolah Philipina disebut "Flag Ceremony" dilaksanakan setiap Senin pagi jam 06.30 sementara kegiatan pembelajaran akan dimulai jam 07.00.

Pelaksanaan upacara lebih ringkas daripada upacara di Indonesia. Acara demi acara dilaksanakan tanpa protokol yang mengantarkan acara, jadi upacara mengalir begitu saja dari acara satu ke acara lain. Persiapan upacara cukup dengan pengumuman dari guru pembina kepada siswa untuk berkumpul di lapangan upacara. Upacara dimulai 06.30 dengan pembacaan doa dipimpin oleh guru pembina. Doa dilaksanakan dalam tatacara Katholik Roma, agama terbesar di Philipina. Usai doa, peserta upacara menghadap tiang bendera dan bendera dikibarkan dengan diiringi lagu kebangsaan. Bendera dikibarkan oleh petugas yang sejak awal sudah siap di samping tiang bendera, tidak perlu berjalan dari satu tempat menuju tiang bendera. Lagu kebangsaan yang mengiringi pun tidak dinyanyikan oleh kelompok paduan suara, semua peserta upacara menyanyi dengan dipimpin oleh satu siswa. Bendera dikibarkan dengan cepat, tidak menunggu lagu kebangsaan selesai untuk sampai ke puncak. Usai bendera dikibarkan, petugas bendera tetap di tempat, seorang siswa maju dan memimpin pengucapan dasar negara. Pengucapan dasar negara dilakukan bersama-sama tidak dengan mengulangi yang diucapkan petugas. Usai pembacaan doa, sambutan dari principal (kepala sekolah) yang juga memakan waktu lama. Dalam kesempatan tersebut aku diberi kesempatan tampil untuk perkenalan dan sambutan kecil. PIC_0434Seumur-umur aku belum pernah ngomong di depan upacara, sekali diberi kesempatan ngomong malah di negara lain pakai bahasa asing pula, wkwkwk, Subhanallah. :grin:. Upacara pun usai, siswa kembali ke kelas masing-masing. Setelah upacara bersama siswa ini, para guru mengikuti upacara kecil, koordinasi bersama. Upacara para guru ini juga tidak memakan waktu lama. Jam 07.00 semua siap di kelas.

Yang juga sama-sama terjadi di sekolah ini adalah dijumpai siswa terlambat. Banyak juga siswa yang terlambat. Di Tagum Trade School ini, penanganan siswa terlambat adalah pemberian sanksi membersihkan halaman sekolah. Asal tahu saja halaman sekolah berupa padang rumput. Jadi membersihkan halaman sekolah artinya memotong rumput, setiap siswa dihukum memotong rumput dalam luas areal tertentu. Para guru yang mengajar jam pertama akan mencek hasil hukuman siswa ini. Selain memotong rumput, punishment yang diberikan adalah membersihkan kelas atau ruang lain. Semakin banyak siswa terlambat semakin bersih padang rumput kita hehehehe, bercanda.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: