jump to navigation

House of Indonesia Juli 4, 2010

Posted by joesti in Uncategorized.
trackback
House of Indonesia
PIC_0072

House of Indonesia, adalah salah aset yang dimiliki Konsulat Jenderal RI, Davao City. Bangunan berdiri di atas tanah yang cukup luas (mungkin 1 ha ya) terdiri dari satu gedung lantai 2. Lantai I berupa hall dilengkapi dengan panggung, digunakan untuk pertemuan-pertemuan, seminar maupun workshop seperti workshop school partnership yang kami ikuti. Lantai I ini juga digunakan untuk acara jamuan-jamuan yang diselenggarakan KJRI Davao City misalnya perpisahan pejabat. Pada hari minggu hall digunakan sebagai tempat peribadatan kaum Nasrani baik dari keluarga Indonesia maupun warga Philipina. Hall lantai I dilengkapi dengan seperangkat alat band, serta tata suara sesuai standar tempat seminar. Untuk menampilkan kesan ke-Indonesia-an, dipasang sebuah reog Ponorogo dan dua ukiran Bali. Sementara lantai II berupa hall dan tiga buah kamar. Kamar-kamar ini difungsikan sebagai guest house atau tempat bermalam warga Indonesia baik tamu maupun warga yang membutuhkan bantuan bermalam ketika di Davao City. Saat kami mendiami HoI ini terdapat enam warga Indonesia, kami rombongan Seamolec berempat dan dua mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Davao City. Sebagai guest house tempat ini dilengkapi dengan puluhan tempat tidur (mirip barak), empat kamar mandi dan empat kakus serta sebuah dapur.

Kulintang di HoI
PIC_0108
Perangkat gamelan di HoI
PIC_0110

Hall lantai II juga difungsikan sebagai tempat penyimpanan gamelan dan kulintang. Tampaknya hall ini juga digunakan untuk latihan kesenian daerah Indonesia. Menurut penjaga House of Indonesia, tempat ini dapat menampung hingga ratusan orang. Acara peringatan 17 Agustus merupakan salah satu kegiatan yang akan melibatkan banyak orang. House of Indonesia menjadi tempat menampung mereka. (Bagaimana mengatur kamar mandinya ya?)

House of Indonesia terletak di jalan , Davao City. Tidak terlalu jauh dari KJRI dan SM mall. Jalan kaki ke KJRI 20 menit, ke SM Mall 30 menit. Terdapat dua pintu gerbang disini meski yang diaktifkan hanya satu buah yaitu pintu gerbang utara dan melewati pos keamanan. Petugas keamanan berjaga 24 jam dilengkapi dengan peralatan keamanan standar Philipina. Kalau di Indonesia petugas keamanan hanya membawa pentungan atau pisau, petugas disini dilengkapi dengan senjata api berupa pistol hingga senapan M16. Standar keamanan disini memang harus begitu :o

Petugas kebersihan yang menjaga hanya satu orang, Pak Guntur demikian kami memanggilnya. Kurang tenaga? tidak juga. Pemakaian gedung tidak setiap hari digunakan untuk acara. Ketersediaan air disini juga terjamin. Terdapat tiga tandon besar di belakang HoI untuk menampung persediaan air. Sejauh ini kami tidak menemukan masalah kekurangan air. Dalam workshop kemarin, direncanakan kegiatan Student Camp yang akan diikuti oleh siswa Indonesia dan siswa Philipina, mereka akan berbagi cerit dan pengalaman. House of Indonesia ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan Student Camp yang direncanakan dilaksanakan akhir tahun ini.

Sang Dwi Warna di HoI
PIC_0113

House of Indonesia, salah satu tempat dimana Sang Merah Putih berkibar di bumi Philipina.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: