jump to navigation

Lomba 17an Agustus 14, 2009

Posted by joesti in Uncategorized.
trackback

Bulan Agustus sudah datang. Rutinitas lomba-lomba ala 17an pun dimulai. Balap karung, bawa kelereng, memasukkan pensil ke botol dan lain-lain. Salah satu lomba favorit adalah makan kerupuk. Makan kerupuk yang biasanya mudah, sekarang jadi sulit karena kerupuk dalam kondisi digantung, dan dilarang menggunakan tangan untuk makan. Lomba ini bagiku menyimpan masalah tersembunyi dan mengganjal. Apa pasal? Pertama, aku biasa mengajari anak untuk makan dengan tangan manis. Kalau makan tanpa tangan berarti temannya kucing, ujarku. Tapi di lomba ini disahkan makan tanpa tangan. Kedua, aku biasa mengajari anak untuk makan dengan duduk, di lomba ini makan dengan berdiri. Bagaimana menjelaskan ke anak-anak nih. Di satu sisi kami harus mengajarkan tata krama dan etika makan, namun justru lomba ini melanggar pelajaran sehari-hari. Ada solusi? (foto diambil dari ithb.ac.id).

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: