jump to navigation

Setting rak server di Undip Desember 5, 2008

Posted by joesti in Belajar.
Tags:
trackback

Beberapa waktu lalu, kami mendapat tambahan tugas untuk melaksanakan perakitan rak server dan instalasi jaringan di Fakultas Hukum Undip. Tugas ini merupakan kesinambungan program jaringan antar fakultas hukum di berbagai universitas di Indonesia. Jadi tidak heran ketika membaca SOP tugas perakitan, yang tanda tangan di bawah adalah MKRI (Majelis Konstitusi Republik Indonesia) wow keren.
Tugas pertama adalah mencek box-box yang dikirimkan ke fakultas hukum. Terdapat tujuh buah box yang harus diperiksa kelengkapan dan muatannya, jangan-jangan ada yang berisi bom🙂. Setelah beres, tugas selanjutnya adalah merakit rak server, kali ini rak server beneran lho bukan rak server bikinan pak Sirto. Kebetulan yang dikirim adalah tipe Asteriks.
Berbekal panduan 2 lembar yang lumayan kusut😦, tang, obeng dan kunci pas mulailah kami merakit. Sesekali harus bertukar pendapat, bagian ini dipasang dimana, bagian itu dipasang dimana. Seru juga, memang pengalaman pertama merakit rak server beneran.
Tidak terasa empat jam berlalu, rak server pun rampung dirakit, Alhamdulillah lega, satu kerjaan telah tuntas.
Tugas selanjutnya tidak kalah rumit, menggelar instalasi jaringan komputer. Biasa kan? Tapi kali ini instalasi yang luar biasa. Kok bisa? Okelah, selama ini kita-kita mengerjakan jaringan bertipe horizontal. Jadi yang kita lakukan menggelar kabel UTP, memasang konektor pasang di hub dan PC selesai. Nah yang sekarang yang dilakukan adalah menggelar jaringan vertical, itu tuh yang harus nempel di dinding. Itupun tidak boleh sembarangan memasang. Kabel harus dibungkus kabel duck secara aman termasuk dipakukan ke tembok. Kabel yang melintas di atas eternit juga harus dibungkus PVC dan beberapa syarat lain. Memang lebih ribet, tapi kami jadi semakin paham, seharusnya hal inilah yang harus kami lakukan setiap kali menggelar instalasi jaringan komputer.
Problem timbul lagi ketika kami menyadari pemasangan kabel tidak menggunakan konektor RJ45 seperti biasa, tapi menggunakan tipe modular. Yang digunakan bukan tang crimping tetapi punch tool. Jadi pake coba-coba dulu untuk memastikan kita benar-benar telah mem”punch” kabel dan pengujian koneksi.
Ternyata proses ini yang memakan waktu. Memang hanya sepuluh titik yang dipasang, tapi ternyata butuh waktu sampai 3 hari (harap maklum, kerja ini ‘disambi’ kuliah, ngajar dan lain-lain). Tidak terasa 10 titik sudah dikoneksi dengan baik dan sukses. Kerjaan berikut ? Nunggu kedatangan peralatan video-conference. Kalau sudah dating, mari disetting dan diuji ramai-ramai. Kapan ya? Nunggu dulu deh. Tks

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: